LP2M IAIN Manado kerja sama RJI Selenggarakan One Day Workshop: 51 Pengelola Jurnal dari Berbagai PT dan Lembaga Bergabung untuk Tingkatkan Mutu Jurnal

MANADO, 24 April 2026 — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat(LP2M) IAIN Manadomelalui Rumah Jurnal bersama Pengda Relawan Jurnal Indonesia (RJI) Sulawesi Utara menyelenggarakan One Day Workshop bertajuk “From Local to Global: Elevating Indonesian Journals to Global Impact and Recognition” di Aula IAIN Manado, Jum’at, 24 April 2026. Sebanyak 51 peserta dari 13 perguruan tinggi dan lembaga hadir mengikuti kegiatan ini, yang berasal dari berbagai daerah antara lain Sulawesi Utara, Maluku, Bali, dan Kalimantan Timur.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya LP2M IAIN Manado mengimplentasikan program strategis IAIN Manado untuk mendorong peningkatan kualitas dan peringkat jurnal ilmiah di lingkungan institusi. Dari total peserta, 42 orang adalah Member DOI RJI yang mengikuti workshop, sementara 9 peserta lainnya mendaftar sebagai peserta umum. Sebanyak 47 peserta hadir secara langsung di aula IAIN Manado, sedangkan 2 peserta lainnya mengikuti kegiatan secara daring melalui platform zoom meeting.

Institusi dengan peserta terbanyak adalah Universitas Sam Ratulangi (14 orang), IAIN Manado (10 orang), dan Poltekkes Kemenkes Manado (9 orang). Selain itu, hadir pula peserta dari Yayasan Bina Lentera Insan, Universitas Katolik De La Salle Manado, Politeknik Negeri Manado, Politeknik Negeri Bali, Universitas Pattimura Ambon, STT Transformasi Indonesia, serta Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Kalimantan Timur.

Workshop yang dibuka secara resmi oleh Plh. Rektor IAIN Manado, Prof. Dr. Salma, M.H.I., menghadirkan Sekretaris RJI Pusat, Dr. Yusuf Saefudin, S.H., M.H., sebagai narasumber. Materi yang disampaikan mencakup konsep Diamond Open Access—model publikasi ilmiah yang tidak membebankan biaya kepada penulis maupun pembaca—serta strategi peningkatan visibilitas jurnal di tingkat internasional. Salah satu sesi yang mendapat perhatian besar adalah panduan praktis submit jurnal ke Scopus, yang membahas tata kelola OJS (Open Journal Systems), pengelolaan metadata dan DOI melalui Crossref, manajemen editorial, serta penerapan standar penerbitan ilmiah internasional.

Narasumber lainnya yang turut hadir dalam kegiatan workshop yang dihelat secara hybrid tersebut yakni Dr. Muh. Ilham Bakhtiar (Wakil Ketua I RJI Pusat), Robbykha Rosalien (Member Sopport Specialist Crossref), Maria Lamury (Public Knowledge Project), dan M. Tanzil Multazam (Crossref GLS Consultant Asia).

Peserta mendapatkan pemahaman yang lebih konkret tentang langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan keterbacaan jurnal mereka di tingkat global. Ketua Yayasan Bina Lentera Insan, Asep Rahman, yang hadir bersama timnya, menyatakan bahwa materi yang disampaikan relevan dan dapat langsung diterapkan dalam pengelolaan jurnal di lembaganya.

Rangkaian kegiatan tidak berhenti pada sesi workshop, tetapi juga pembekalan secara teknis melalui kegiatan bimbingan teknis (Bimtek). Bimtek ini merupakan bimbingan persiapan untuk kegiatan Uji Kompetensi bersertifikat BNSP dalam hal tata kelola jurnal ilmiah. Uji Kompetensi tata kelola jurnal bersertifikat BNSP ini diselanggarakan pada Sabtu, 25 April 2026. Ketua LP2M IAIN Manado, Dr. Ardianto, M.Pd., mengungkapkan bahwa kegiatan workshop, bimtek, dan uji kompetensi merupakan satu paket kegiatan yang saling melengkapi dalam upaya membangun kapasitas pengelola jurnal yang terstandar dan berkelanjutan, sebagai bagian dari perjalanan menuju indeksasi jurnal ilmiah berupatasi. Hal ini turut dibenarkan oleh Faradila Hasan, M.H.I. ketua Rumah Jurnal IAIN Manado, yang merupakan leading sector peningkatan tata kelola jurnal ilmiah di lingkungan IAIN Manado. ***

Leave a Reply