
Manado (16/10/2025) – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado memberikan pendampingan kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) dalam rangka Persiapan Surveillance ISO tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 16 Oktober 2025, pukul 13.00 WITA, bertempat di lantai 2 Gedung LP2M IAIN Manado.
Proses pendampingan dipimpin oleh Hadi, S.Mat., M.Pd. dan Kadir, M.Pd. selaku tim dari LPM IAIN Manado. Mereka meninjau secara langsung kesiapan dokumen dan implementasi sistem mutu di lingkungan LP2M menjelang audit Surveillance ISO.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua LP2M, Dr. Ardianto, M.Pd., Sekretaris LP2M, Rafiud Ilmudinulloh, M.Pd., Kepala Pusat Penelitian, Dr. Hadirman, M.Hum., Analis APBN, Dr. Hj. Nurhayati M.Si, dan Ketua Rumah Jurnal IAIN Manado, Faradila Hasan, M.H Pertemuan berlangsung dalam suasana produktif dan kolaboratif, mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan mutu tata kelola lembaga.
Dari hasil evaluasi, tim LPM menyimpulkan bahwa secara umum seluruh program kerja LP2M telah terlaksana dengan baik. Setiap kegiatan juga disertai bukti pelaksanaan yang lengkap, sebagian besar telah terdokumentasi dan diunggah melalui situs resmi lp2m.iain-manado.ac.id sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas publik.

Namun demikian, ditemukan satu catatan minor yang menjadi perhatian, yaitu penerbitan book chapter bertema Moderasi Beragama yang seharusnya terbit pada tahun 2024 namun masih dalam proses finalisasi. LP2M berkomitmen untuk segera menuntaskan penerbitan tersebut dalam waktu dekat agar seluruh kegiatan tahun 2024 dapat dinyatakan lengkap dan sesuai standar mutu.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua LP2M, Dr. Ardianto, M.Pd, menyampaikan apresiasi kepada tim LPM atas pendampingan dan bimbingan yang diberikan.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada LPM yang telah memberikan pendampingan dan arahan teknis menjelang proses surveillance. Catatan yang diberikan menjadi bahan refleksi penting bagi kami untuk terus memperkuat sistem mutu LP2M,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris LP2M, Rafiud Ilmudinulloh, M.Pd., menambahkan bahwa LP2M terus berupaya menata dokumentasi berbasis digital agar seluruh bukti kegiatan dapat diakses dengan mudah oleh auditor dan publik.
“Kami berkomitmen menjaga keterbukaan informasi dengan memastikan seluruh dokumen program LP2M terunggah secara sistematis di portal resmi lembaga,” jelasnya.
Dari pihak pendamping, Hadi, S.Mat., M.Pd., menilai bahwa LP2M telah menunjukkan kesiapan yang sangat baik untuk menghadapi Surveillance ISO tahun 2025.
“Dari hasil peninjauan, LP2M secara umum sudah memenuhi indikator kesiapan, baik dari sisi pelaksanaan kegiatan maupun bukti pendukungnya. Hanya satu temuan kecil yang perlu segera ditindaklanjuti, yaitu penerbitan book chapter moderasi beragama,” tuturnya.
Melalui kegiatan pendampingan ini, LPM berharap setiap unit di lingkungan IAIN Manado semakin memperkuat budaya mutu dan meningkatkan konsistensi penerapan standar ISO. LP2M pun bertekad untuk terus berkontribusi aktif dalam mewujudkan tata kelola penelitian dan pengabdian masyarakat yang unggul, transparan, dan berdaya saing.
