• November 2, 2023
  • admin
  • 0

IAIN Manado menjajaki potensi kerjasama dengan pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui kolaborasi antara pusat kajian Studi Gender dan Anak LP2M IAIN Manado dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.  Pertemuan diselenggarakan di Jl. 17 Agustus kantor Gubenur Pemprov Sulut pada pukul 09.00 WITA. Ketua LP2M, Dr. Ardianto, M.Pd membuka perbincangan dengan menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak atas terselenggaranya pertemuan tersebut serta salam hormat dari bapak Rektor IAIN Manado untuk ibu Kadis dan jajaran. Ketua LP2M menuturkan maksud dan tujuan kedatangan dari rombongan yakni menjalin silaturahmi dan saling mendukung dalam mensukseskan program – program di kedua instansi yang berkaitan dengan isu – isu perempuan dan anak. Ketua LP2M berharap kegiatan webinar/seminar yang akan dilaksanakan oleh kepala pusat Studi Gender dan Anak pada bulan Desember 2023 dapat melibatkan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulawesi Utara dalam hal pemanfaatan sumber daya yang dimiliki oleh masing – masing lembaga. Dalam sambutanya Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Wanda L.C Musu, SE, ME, juga berterima kasih atas kunjungan dari rombongan IAIN Manado ke kantor Dinas serta menyambut baik maksud dan tujuan untuk berkerjasama dalam menggarap program kerja di masing – masing instansi. Beliau menuturkan “seperti gayung bersambut, karena kami memang sudah merencanakan untuk membangun berkerjasama dengan kampus, LSM, dan lembaga lainnya, tapi di tahun depan”.

Selain Kadis, hadir juga dalam pertemuan tersebut kabid Pengarusutamaan Gender (PUG), Dra. Grace Enoch, Analis Hukum Muda, Jeffrie J. Poli, SH, dan Ibu Finci Sikata, MKM Penggerak Swadaya Masyarakat Muda. Kabid PUG memberikan penguatan bahwa masih banyak ketimpangan terhadap kesetaraan gender di provinsi Sulawesi Utara oleh karenanya dibutuhkan kerjasama semua pihak untuk mengatasi problem – problem tersebut, baik melalui program yang sedang dikerjakan oleh dinas maupun program yang akan direncanakan bersama dengan IAIN Manado. Menutup pembahasan dalam pertemuan tersebut Wakil Rektor III IAIN Mando, Dr. Mastang Ambo Baba, M.Ag menyampaikan bahwa pertemuan ini harus segera ditindaklanjuti secepatnya dengan penyusunan notan kesepahaman dan memohon dengan sangat kepada dinas untuk membantu kelancaran dalam proses pengajuan kerjasama dengan pemerintah provinsi Sulawesi Utara. Turut serta dalam pertemuan tersebut Kapus Penelitian dan Penerbitan LP2M IAIN Manado, Dr. Hadirman, M.Hum, Sekretaris LP2M, Rafiud Ilmudinulloh, M.Pd, dan Telsy Fratama Dewi Samad, M.S.I.

Selepas dari pertemuan ini, IAIN Manado akan bersurat ke Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara untuk membahas perjanjian kontrak kerja sama atau MoU (Memorandum of Understanding) dengan Pemprov Sulut. Setelah draf MoU disetujui oleh kedua pihak maka akan dilakukan pertemuan lanjutan antara Rektor IAIN Manado dan Gubenur Provinsi Sulut untuk penandatangan MoU. Nota kesepahaman tersebut yang kemudian akan dijadikan sebagai payung hukum untuk melakukan PkS (Perjanjian Kerjasama) dengan instansi dan dinas – dinas yang berada di bawah pemerintah Sulawesi Utara.

Kepolisian Daerah Sulawesi Utara

Beranjak dari Kantor Gubenuran, rombongan IAIN Manado menuju Polda Sulawesi Utara dan diterima dengan baik oleh Biro Ops dan jajaran. Dalam kesempatan tersebut Warek III menyampaikan perlu adanya penguatan dan peningkatan status kerjasama yang selama ini sudah terjalin dengan baik melalui penandatangan nota kesepahaman. Upaya tersebut mendapat sambutan baik dari pak Kabiro, sehingga dimungkinkan ke depannya ada pengembangan kerjasama di bidang selain pendidikan. Kabiro menyampaikan ucapan terimakasih juga telah menitipkan mahasiswa Psikologi Islam di kesatuaanya untuk membantu kelancaran program kerja di Polda.

Dinas Perpusatakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulawesi Utara

Kujungan terakhir dilaksanakan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Dearah Prov Sulut. Rombongan disambut langsung oleh Kabid Layanan Perpustakaan Drs. Kristian Onibala, Pustakawan Madya, Admin Taturu, S.H, dan Putakawan Madya Lainnya, Tenny Kurniasari Kunsi, S.Sos. Admin Taturu menyampaikan beberapa bentuk kerjasama yang dapat dilakukan antara kedua instansi yakni pemanfaatan Sumber Daya Manusia dalam meningkatkan layanan perpustakaan, sharing koleksi buku untuk memenuhi kebutuhan pembaca, dan Relawan literasi yang melibatkan mahasiswa. Bersamaan dengan itu, kedua pihak menginginkan untuk segera disusun draf PkM sambil menunggu kesepakatan MoU yang dibuat dengan Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Utara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *