Home Event DOSEN FUAD LAKSANAKAN PROGRAM “DOSEN MENGABDI” DENGAN PELATIHAN PENULISAN KTI DI MIN 1 MINAHASA

DOSEN FUAD LAKSANAKAN PROGRAM “DOSEN MENGABDI” DENGAN PELATIHAN PENULISAN KTI DI MIN 1 MINAHASA

by admin

LP2M IAIN Manado-(Rabu, 17 November 2021) Pada pertengahan tahun 2021, LP2M IAIN Manado mengagas program “Dosen Mengabdi”. Program ini melibatkan tim-tim pengabdi di empat fakultas di IAIN Manado yakni Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Fakultas Syariah, dan FTIK. Kegiatan pengabdian dari dosen FUAD yakni Dr. Hadirman (Ketua), Musafar, M.Sos. (Anggota), dan Riton Igisani, M.A. (anggota). Kegiatan pengabdian ini bertema: Pelatihan Karya Tulis Ilmiah Bermuatan Moderasi Beragama dan Pendidikan Karakter. Tema ini dipilih tim pengabdian sebagai upaya untuk membekali guru di MIN 1 Minahasa mahir dan terampil menulis dengan isu-isu kajian tentang moderasi beragama (Islam) dan pendidikan karakter di lingkungan madrasah.

Pelatihan dimulai pada pukul 13.00-16.30 Wita di Ruang Multimedia MIN I Minahasa. Dalam jadwal pengabdian, kegiatan dimulai dengan pengantar dari Ketua TIM Pengabdian, Dr. Hadirman, M.Hum. Kemudian sambutan Ketua LP2M IAIN Manado, Dr. Arhanuddian Salim, M.Pd.I sekaligus pembukaan acara pelatihan yang diwakili oleh Kepala Pusat Studi Pengabdian Masyarakat LP2M IAIN Manado (Dr. Ishak Talibo, M.Pd.I). Dalam sambutannya, Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat LP2M IAIN Manado dosen memiliki tugas menulis, mengajar, dan mengabdi itulah tugas pokok dosen. Kegiatan kegiatan ini termasuk bina madrasah yang dilakukan lembaga LP2M IAIN Manado. Mudah-mudahan melalui kegiatan pengandian ini terjadi peningakatan kompentesi guru dalam menulis KTI di MIN 1 Minahasa. Setelah sambutan selesai, Dr. Ishak Talibo, M dilanjutkan dengan penyampaian materi “Penulisan Karya Ilmiah: Teknik Menulis Pendahuluan, Teori, Metode, Hasil dan Pembahasan, Kesimpulan, Abstrak, Daftar Pustaka”. Dalam materinya, mengungkapkan trik dan tips menulis KTI bagi guru, menguraikan unsur-unsur KTI yang baik mulai dari pendahuluan, kajian pustaka/teori, metode penelitian, hasil dan pembahasan, kesimpulan dan saran, serta daftar pustaka. Untuk menulis KTI memerlukan sumber-sumber rujukan yang memadai dan dapat dilakukan pengecekan kualitas tulisan dengan menggunakan aplikasi turnitun. Modal dasar untuk menghasilkan KTI adalah motivasi, baik motivasi internal (dalam diri) maupun eksternal (lingkungan yang mendukung).

Pemateri kedua dibawakan Ustd. Riton Igisani, M.A. dengan topik” Explorasi Tema-Tema Karya Tulis Ilmiah Bermuatan Moderasi Islam dan Pendidikan Karakter Berdasarkan Al-Quran dan Hadis”. Karakter menurut narasumber berkaitan akhlak dan kerpibadian bagi peserta didik, tanggungjawab, integritas yang diamanahkan Allah. Dengan demikian, kita mampu menjauhi sebagal larangannya. Bagaimana membentuk akhlak kepada peserta didik, diperlukan tiga hal utama yakni: pembiasan-pembiasan kecil, keteladanan, dan lingkungan. Dalam pelatihan ini juga diuraikan tentang penting bersikap dan berpikir moderat dalam interaksi sosial, baik yang seagama maupun yang berbeda agama.
Setelah penyampaian materi, kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama peserta dan narasumber. Para peserta sangat antusias dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada para narasumber. Kegiatan ini ditutup oleh Kepala Madrasah Ibtidayah Negeri (MIN) 1 Minahasa, Marwiyah, M.Pd.I. dalam sambutan mengatakan KTI sangat penting bagi guru dalam meningkatkan kariernya, khususnya kebutuhan dari guru-guru yang akan naik pangkat, ada syarat yang harus dipenuhi yaitu karya tulis/makalah. KTI sudah digambarkan oleh narasumber. Sebenarnya, yang paling penting adalah praktik langsung menulis KTI. Supaya menyukai menulis harus rajin membaca, supaya mudah menulis KTI. Pada akhir sambutan, Kepala MIN 1 Minahasa meminta secara khusus kepada Kepala Pusat Studi Pengabadian Kepada Masyarakat LP2M IAIN Manado untuk menempatkan mahasiswa KKN/PPL/PPKT di MIN 1 Minahasa. Kontributor: Hadirman

You may also like