LP2M IAIN Manado – Pusat Penelitian & Penerbitan LP2M IAIN Manado mengadakan bincang agenda riset keagamaan nasional (16/10/2020) dengan tema “Bincang Agenda Riset Keagamaan Nasional: Peluang & Tantangan di Era Pandemi”. Kegiatan ini menghadirkan dua Narasumber yang berkompeten dibidangnya masing-masing. Narasumber pertama Dr. Suwendi, M.Ag (Kasubdit Penelitian & Pengabdian Masyarakat, Diktis Kemenag RI), dan nasumber kedua adalah Dr. Saprillah Syahrir, MSi (Kepala Balai Litbang Agama Makassar). Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar delapan-puluan partsipan, baik akademisi IAIN Manado, dan dari luar.

Dalam sambutannya Rektor IAIN Manado, mengapresiasi kegiatan ini, menurutnya “seorang dosen harus mampu mendesain penelitian yang koheren dengan metodologi yang akurat, dan pemilihan tema riset yang tepat”, ungkap beliau dengan penuh semangat. Sementara itu, Dr. Suwendi memaparkan dengan sangat lugas tentang pentingnya seorang peneliti merumuskan tema penelitian yang mengarah kepada penguatan Agenda Riset Keagamaan Nasional yang sudah diagendakan oleh Kementerian Agama Pusat. Lain lagi dengan, Dr. Saprillah, beliau menyebutkan dengan sangat antusias bahwa “tantangan terbesar seorang peneliti di era pandemi saat ini adalah kemampuan untuk beradaptasi dengan keadaan masyarakat yang sudah berubah, dari masyarakat komunal ke masyarakat online”, jelas beliau yang juga dikenal sebagai aktivis Nahdatul Ulama Makassar. Dihubungi secara terpisah, Kepala Pusat Penelitian & Penerbitan LP2M IAIN Manado, Rahman Mantu, M.Hum mengungkapkan bahwa “para peneliti seharusnya sedari awal mempersiapkan desain penelitian yang tidak keluar dari klaster riset keagamaan nasional yang sudah ditetapkan oleh Diktis Kemenag RI” ungkap beliau, sembari mengapresiasi kedua narasumber dan partisipan yang berkontribusi aktif di dalam kegiatan tersebut.